Header Ads Widget

Apa Itu Vitamin E?

 Hmm, sayuran, kacang, buah-buahan...


Yap, yang gue sebutkan di atas tadi merupkan sumber dari Vitamin E. Vitamin E sangat penting bagi tubuh kita, salah satu nya sebagai antioksidan. Antioksidan pada Vitamin E berguna sebagai zat yang menangkal radikal bebas, yaitu senyawa dalam tubuh yang bisa merusak DNA kita, kalian tau kenapa DNA penting? karna tanpa DNA kita akan kehilangan sel, dan bisa menimbulkan berbagai macam penyakit dan ke cacatan.

Vitamin E dibagi dalam dua kelompok, yang pertama Tokoferol dan yang kedua Tokotrienol. Dari kedua kelompok tersebut, mereka mempunyai varian seperti alpha, beta, delta, dan gamma. Stres oksidatif merupakan penjahat, dan Vitamin E adalah pahlawan nya.


Apa saja manfaat vitamin e?

Vitamin E sendiri sebenar nya sudah bisa kita cukupi pada makanan sehari. Seperti kuaci atau biji bunga matahari, bayam, lobak, sawi, kacang almond, minyak nabati, wafer nabati. Becanda-becanda, nga ada di wafer nabati, btw wafer keju nya enak. 

Ya, dari sumber-sumber yang gue sebutkan tadi, manfaat nya lah yang kita dapatkan dari situ. Beda sumber beda pendapatan kawan, misal nya vitamin e pada kacang lebih banyak dari pada minyak nabati. Coba bayangkan kalau tak ada vitamin e, akan banyak penyakit yang berdatagan. setelah kita mengetahui manfaat nya, yuk kita ketahui juga fungsi nya.

Fungsi vitamin e apa aja sih?

Beberapa dari fungsi vitamin e adalah seperti yang sudah gue bilang tadi, yaitu sebagai antioksidan, fungsi lain nya seperti memberi perlindungan pada kulit, menurunkan resiko kanker pada kandung kemih, melawan kanker prostat, mengobati penyakit Alzheimer juga membantu pembentukan sel darah merah. Sekarang kita ketahui juga gejala apa bila kita kekurangan vitamin e.

Apa saja gejala kekurangan vitamin e?

Kekurangan vitamin E biasanya langka dan hampir tidak pernah disebabkan oleh pola makan yang buruk. Mayoritas penelitian difokuskan pada masalah mal-absorpsi. Beberapa gejala defisiensi meliputi:

  • Risiko anemia hemolitik yang dikaitkan dengan kekurangan vitamin ini karena kerusakan oksidatif pada sel-sel darah merah.
  • Penurunan gairah seks dicatat pada banyak individu karena kekurangan vitamin E.
  • Reproduksi termasuk masalah infertilitas termasuk hasil dari rendahnya kadar vitamin ini.
  • Berkembangnya bintik-bintik usia mungkin terjadi karena vitamin E menghasilkan efek bercahaya pada kulit.
  • Kerapuhan dari sel-sel darah merah ditemukan terkait dengan tingkat vitamin E yang rendah.
  • Kemungkinan kerusakan neurologis tidak bisa diabaikan.

Posting Komentar

0 Komentar