Header Ads Widget

Sejarah Uang Indonesia

Uang Yang Kita Pakai Sehari-hari Mungkin Terlihat Biasa, Bagaimana Kalau Kalian Mengenal Sejarah Nya? 


Kalian mengenal uang, kan? Pasti. Karena tiap hari kita menggunakannya. Mulai dari berbelanja, membayar uang sekolah, atau untuk ditabung. Kita juga mengenal uang dengan berbagai nilai nomimal. Ada seratus, lima ratus, seribu, hingga lima puluh ribu dan seratus ribu rupiah. Mata uang kita disebut dengan Rupiah, atau sering disingkat dengan (Rp). Sedangkan kode resminya adalah IDR.

Tahukah kalian, uang yang kita pakai sehari-hari ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Pada jaman penjajahan dulu, uang yang digunakan tidaklah seperti saat ini. Saat dijajah Belanda, uang yang digunakan adalah uang Gulden Belanda. Lalu pada tahun 1817, dikenalkan mata uang Gulden Hindia Belanda, yaitu uang Gulden yang berlaku di wilayah Indonesia jajahan Belanda. 



Mata uang Rupiah pertama kali digunakan pada masa penjajahan Jepang yaitu mata uang Rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa Javaans Bank, sekarang menjadi Bank indonesia) memperkenalkan mata uang Rupiah Jawa sebagai penggantinya. 

Setelah merdeka, uang yang digunakan adalah Oeang Republik Indonesia (ORI). ORI 
resmi dikeluarkan pada 30 Oktober 1946. Namun, karena tentara sekutu dan Belanda
masih mencoba menjajah Indonesia, mata uang ini belum bisa dipakai di seluruh Indonesia.
Baru pada tanggal 2 November 1949, Rupiah ditetapkan sebagai mata uang nasional.


Admin sendiri sebenar nya termaksud orang yang suka mengoleksi barang kuno kawan, kalau kalian bagaimana? komen di bawah ya. Uang pertama yang berlaku di Indonesia disebut Oeang Republik Indonesia (ORI). Dikeluarkan  oleh pemerintah pada tanggal 30 Oktober 1946. Nilai nominal nya adalah satu sen, dengan gambar muka keris terhunus dan gambar belakang teks undang-undang . 


ORI ditandatangani Menteri Keuangan saat itu, A.A Maramis. Seri ORI paling banyak bergambar Presiden Soekarno. Yaitu pada desain uang kertas Seri ORI II yang terbit di jogjakarta pada 1 Januari 1947, Seri ORI III jogjakarta  26 Juli 1947, Seri ORI baru di jogjakarta  pada 17 agustus 1949, dan Seri Republik Indonesia Serikat(RIS) di jakarta pada 1 januari 1950.

Posting Komentar

0 Komentar