Header Ads Widget

Siapakah orang inggris pertama yang masuk islam ?


Mengenal william Henry Quilliam, Orang Inggris Pertama Yang Menganut Agama Islam


William Henry Quilliam (10 April 1856 - 23 April 1932), yang mengubah namanya menjadi Abdullah Quilliam dan kemudian Henri Marcel Leon atau Harun Mustapha Leon, adalah seorang mualaf di abad ke- 19 dari Kristen ke islambyan tercatat sebagai pendiri masjid pertama di Inggris dan islamic center.

Pada tahun 1817, ia memeluk Islam dan mengganti namanya. Menurut Jahangir Mohammed dari Abdullah Quilliam Society, ia menunjukan keberaniannya untuk pindah agama setelah ia bertolak ke Maroko.

"Dalam perjalananya, ia melihat jemaah haji yang baru kembali beribadah dan ia melihat bagaimana damainya mereka saat sembahyang," kata Mohammed.

"Seorang kolega muslim kemudian menerangkan bahwa Islam adalah kelanjutan agama sebelumnya, Yudaisme kristiani. Semua penjelasan dianggap logis dan ia menjadi seorang muslim saat itu

Dikatakan, saat ia kembali dari Maroko, ia memutuskan untuk mempromosikan Islam yang saat itu dianggap sebagai agama setan. "Saat itu, langkah dia sangat berani," ujarnya.

Humayun Ansari, profesor tentang sejarah Islam dari universitas Royal Holloway, London Mengatakan, kehidupan yang disaksikan Quilliam di Maroko sangat menarik baginya.

"Ia merasa bahwa orang di sana hidup sederhana, dengan mengangkat moral dan ada suasana solidaritas baik kaya maupun miskin," kata Ansari. "Hal itu merupakan sesuatu yang sangat penting baginya."

Namun, Ansari mengatakan, keputusan untuk pindah ke Islam bukan pilihan sederhana bagi Quilliam.

"Islam pada abad ke- 19 dianggap sebagai sesuatu yang tidak dapat di terima," tambah Ansari. "Jadi sangat tidak wajar bagi seseorang dari latar belakang seperti itu untuk pindah agama."

Bahkan, Jahangir Mohammed mengatakan, kebencian dan kemarahan orang terhadap Quilliam semakin meningkat setelah ia  mendirikan masjid dan upanya untuk pindah agama berhasil.

"Ia berhasil mengajak 200 warga lokal dan 600 orang seluruh Inggris untuk pindah agama dan ia menghabiskan banyak waktu melakukan syiar tentang islam dan bahwa Islam bukan agama setan," kata Mohammed.

"Karena ia berhasil, banyak yang memusuhinya. Orang datang dan menyerangnya. Mereka melempar kepala babi, silet, batu. Namun, ia tetap menghadapiny," ujarnya.

Posting Komentar

2 Komentar